Anak Terlambat Bicara, Apa yang Harus Dilakukan?

Home / Gaya Hidup / Anak Terlambat Bicara, Apa yang Harus Dilakukan?
Anak Terlambat Bicara, Apa yang Harus Dilakukan? Ilustrasi.

TIMESJEMBER, JAKARTA – Perkembangan bicara tiap anak berbeda-beda. Namun jika si kecil menunjukkan tanda anak terlambat bicara atau speech delay, orang tua harus melakukan tindakan yang tepat. bisa disebabkan karena gangguan pendengaran, retardasi mental, gangguan bahasa spesifik reseptif/ekspresif, autis atau gangguan pada organ mulut.

Apa yang harus dilakukan jika anak mengalami speech delay?

Anda bisa berkonsultasi ke dokter anak jika anak terlambat bicara. Sebaiknya lakukan pengecekan ke dokter sedini mungkin ketika Anda melihat ada kejanggalan pada Si Kecil.

Saat berkonsultasi ke dokter, biasanya anak Anda akan menjalani beberapa tes seperti tes pendengaran dan evaluasi tumbuh kembang. Pemeriksaan ini penting untuk memantau apakah anak memiliki masalah pada pendengaran. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor yang menghambatnya berbicara.

Anda juga bisa mengajak Anda ke terapis bicara. Seorang terapis bisa mendiagnosis dan menangani hal-hal yang bisa mengganggu perkembangan berbicara anak. Terapis akan memberikan tips untuk Anda dan merekomendasikan beberapa permainan untuk mengembangkan kemampuan berbicara anak.

Selain dua hal di atas, Anda bisa melakukan hal sederhana ini untuk mengembangkan kemampuan berbicara anak.

1. Ajak si kecil berkomunikasi

Mulailah berbicara dengan si kecil ketika ia baru lahir, hal ini dilakukan untuk merangsang indra pendengarannya sejak dini. Anda bisa mulai mengajak si kecil berinteraksi dan berbicara kapan pun dan di mana pun.

2. Belajar sambil bermain

Bermain adalah cara paling ampuh untuk mengajak anak berinteraksi sambil memberikan pelajaran pada anak agar lebih tanggap atas apa yang Anda ucapkan. Contohnya, Anda bisa menggunakan media mendongeng dengan menceritakan berbagai macam jenis cerita sebelum tidur dan saat waktu luang.

3. Ajak anak bersosialisasi

Salah satu penyebab anak terlambat bicara adalah anak Anda takut dan malu jika bertemu orang baru yang jarang dia jumpai. Oleh karena itu, Anda harus sering mengajak anak bersosialisasi dengan lingkungan di luar rumah. Kenalkan si kecil dengan teman-teman sebayanya. Biarkan si kecil mengamayi dan berinteraksi dengan teman-temannya. Si kecil akan cepat belajar dari anak lain yang bermain dengannya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com