Menteri Desa: BLT Tahap Pertama Tersalur ke 60 Ribu Lebih Kas Desa

Home / Berita / Menteri Desa: BLT Tahap Pertama Tersalur ke 60 Ribu Lebih Kas Desa
Menteri Desa: BLT Tahap Pertama Tersalur ke 60 Ribu Lebih Kas Desa Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (foto: Humas Kemendes PDTT)

TIMESJEMBER, JAKARTA – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyampaikan bahwa per hari Jumat 29 Mei 2020 Bantuan Langsung Tunai  Dana Desa (BLT Dana Desa) sudah disalurkan ke 63.613 desa. Hal ini disampaikan Menteri DesaAbdul Halim Iskandar dalam jumpa Pers melalui Webinar di Kemendes PDTT, Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Menteri Desa mengatakan, bahwa penyaluran BLT Dana Desa tahap pertama ini berlangsung dengan baik dan tepat sasaran sesuai data.  Saat ini, sudah 85 persen desa yang sudah berhasil menyalurkan Dana Desa Kepada masyarakat. Ini menjadi tanda bahwa pemerintah selalu pro rakyat saat pandemi covid-19.

"Dana desa telah tersalur ke Rekening Kas Desa (RKD) di 63.613 desa (85 persen dari 74.953 desa). Pada desa-desa inilah dapat dilakukan percepatan penyaluran BLT Dana Desa," ujarnya.

"Perkembangan BLT Dana Desa pada desa-desa tersebut sebagai berikut, Desa sudah musdes khusus dan telah menetapkan calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa 65.836 desa. Desa sudah menyalurkan BLT Dana Desa 50.939 desa. Desa sudah musdes khusus dan telah menetapkan calon KPM. namun belum menyalurkan BLT DD : 14.897 desa," imbuhnya.

Menteri Desa menambahkan, meskipun ribuan desa sudah berhasil menyalurkan BLT Dana Desa Kepada masyarakat. Namun ada juga daerah yang mengalami kendala untuk menyalurkan BLT Dana Desa. Seperti daerah perbatasan seperti Papua, BTT dan beberapa kota lainya.

BLT belum tersalurkan karena ada kendala jaringan dan alat komunikasi yang sulit. Untuk itu, Kemendes PDTT akan melakukan evaluasi di tahap penyaluran tahap kedua.

"Kami akan dengan tegas akan melayangkan surat kepada pemerintah setempat, Kepada Bupati dan Gubernur agar penyaluran BLT Dana Desa bantuan pemerintah ini segera disalurkan ke masyarakat secepatnya. Kasihan masyarakat jangan sampai kelaparan karena kelamaan menunggu," kata Menteri Desa. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com